Wisata Tokyo

Apa itu Hatsumode?

Penasaran Apa itu Hatsumode?

Hatsumode adalah budaya tradisional di Jepang dimana orang – orang Jepang akan pergi untuk  mengunjungi kuil – kuil yang ada di Jepang untuk pertama kalinya dalam tahun baru tersebut. Mereka pergi ke kuil dengan tujuan untuk berdoa agar tahun baru ini menjadi tahun yang penuh kebaikan.

Pada umumnya Hatsumode dilakukan pada tanggal 1 Januari. Tetapi banyak juga yang menghindari hari tersebut karena kuil – kuil yang terkenal  biasanya akan dipenuhi oleh pengunjung pada hari tersebut.  Ada 3 teori tentang waktu untuk melakukan Hatsumode. Yang pertama adalah tanggal 1 Januari. Yang kedua, 3 hari pertama dalam tahun baru, yaitu antara tanggal 1-3 Januari. Sedangkan teori yang ketiga adalah 7 hari pertama dalam tahun baru, yaitu antara tanggal 1-7 Januari.

Kegiatan yang dilakukan pada saat Hatsumode yaitu :

  1. Berdoa

Cara berdoa orang Jepang di kuil rata-rata hampir sama, yaitu dengan cara memasukkan koin ke kotak persembahan lalu berdoa.

  1. Kertas ramalan dan jimat

Untuk tahun yang baru, orang Jepang biasanya akan membeli jimat baru di tahun tersebut. Jika membawa kertas ramalan dan jimat tahun sebelumnya, teman – teman bias membakarnya di kuil tersebut agar hal buruk yang terjadi tahun lalu tidak terulang lagi di tahun ini.

  1. Jimat doa bermotif (Ema)

Ada kepercayaan jika menulis doa dalam kayu bermotif dan menggantungnya di kuil, doa tersebut akan terkabul.

  1. Kertas ramalan / Omikuji

Pada umumnya, ramalan keberuntungan tertulis di sebuah kertas yang berada dalam sebuah kotak dan orang-orang akan memilihnya secara acak. Saat memilih, tentu saja orang-orang tidak mengetahui apa yang tertulis dalam kertas omikuji. Dalam omikuji yang dipilih, terdapat deskripsi ramalan keberuntungan seputar asmara dan pekerjaan.

Selain itu, keberuntungan lainnya yang bersifat umum juga tertulis dalam omikuji. Urutan 大吉 (daikichi) > 中吉 (chukichi) > 小吉 (shokichi) > 凶 (kyo) > 大凶 (daikyo) menunjukkan keberuntungan hingga kesialan. Meskipun begitu, ini hanyalah ramalan biasa. Orang Jepang tidak begitu mengambil pusing ramalan ini, apalagi jika ramalan yang diperoleh adalah kesialan.

  1. Membeli jimat keberuntungan

Di dalam kuil, ada banyak benda yang dijual sebagai jimat pembawa keberuntungan. Di antara jimat-jimat tersebut, yang biasanya dibeli pengunjung adalah Hamaya (anak panah yang dipercaya dapat mengusir kejahatan) yang berguna untuk mengusir kesialan.