Wisata Kyoto

Kuil Nanzenji

Kuil Nanzenji Temple (南禅寺), adalah salah satu kuil Zen paling penting di seluruh Jepang.

Terletak di kaki gunung Higashiyama yang berhutan di Kyoto,  kuil ini merupakan kuil kepala dari salah satu sekolah dalam sekte Rinzai dari Buddhisme Zen Jepang dan mencakup beberapa subtemple, yang membuat kompleks bangunan candi yang sudah besar menjadi lebih besar.

Sejarah Kuil

Sejarah Kuil berasal dari pertengahan abad ke-13, ketika Kaisar Kameyama membangun vila pensiunannya di lokasi kuil sekarang dan kemudian mengubahnya menjadi kuil Zen. Setelah didirikan, Nanzenji tumbuh dengan mantap, tetapi semua bangunannya hancur selama perang sipil di akhir periode Muromachi (1333-1573). Bangunan tertua saat ini dibangun setelah periode tersebut.

Area pekarangan kuil terbuka untuk umum secara gratis, namun akan dikenakan biaya masuk jika pengunjung ingin memasuki bagian dalam bangunan candi dan subtemple. Pengunjung pertama-tama akan melihat gerbang pintu masuk Sanmon yang besar dari Nanzenji, yang membentang di atas puncak pohon. Gerbang itu dibangun pada 1628 oleh klan Tokugawa yang berkuasa bagi tentara yang tewas dalam pengepungan Istana Osaka pada 1615. Ada kemungkinan untuk naik ke balkon pintu gerbang, dari mana pandangan itu meluas ke seluruh kota. Di belakang gerbang adalah Hatto (Dharma Hall), sebuah ruang kuliah besar yang tidak dapat dimasuki oleh publik.

Dua Bagian Penting Kuil

Melewati Hatto adalah Hojo, bekas kediaman kepala pendeta dan aula utama Nanzenji. Hojo adalah yang paling terkenal karena taman bebatuannya yang bebatuannya dikatakan menyerupai harimau dan anak-anaknya melintasi air. Yang juga sangat diperhatikan adalah lukisan di pintu geser (fusuma), yang mencakup penggambaran harimau yang lebih realistis pada daun emas. Pengunjung memasuki kompleks bangunan Hojo melalui bekas dapur kuil (kuri), di mana mereka juga dapat menemukan ruang teh kecil di sebelah kanan mereka dengan pemandangan air terjun miniture.

Di luar Hojo, pengunjung akan menemukan pemandangan yang agak aneh: saluran batu bata besar yang melewati pelataran kuil. Dibangun selama Periode Meiji (1868-1912), saluran air ini adalah bagian dari sistem kanal yang dibangun untuk membawa air dan barang antara Kyoto dan Danau Biwa di Prefektur Shiga. Jalur berjalan di sepanjang kanal yang mengarah ke hutan di sekitarnya.

Kuil ini adalah salah satu karya Nanzenji yang terbuka untuk pengunjung. Kota ini terletak tepat di belakang saluran air di bekas lokasi villa peninggalan Kaisar Kameyama yang asli, dan termasuk makam kaisar, aula kuil dan taman yang berpusat di sekitar kolam yang menjadi sangat menarik di musim gugur.

Kuil lainnya Konchi-in

Di pinggiran kompleks kuil ini, terdapat Kuil Konchi-in yang juga tempat terbuka bagi publik. Kuil ini didirikan pada 1400, tetapi pindah ke lokasinya yang sekarang di awal tahun 1600-an. Di dalam Konchi-in terdapat berbagai bangunan, lukisan fusuma (pintu geser), kebun batu, rumah teh dan anak perusahaan kecil dari Kuil Toshogu.

Kuil Tenjuan

Beberapa langkah lagi ada Kuil Tenjuan, ini adalah bagian dari kuil terkecil yang didedikasikan untuk guru Zen yang melayani Kaisar Kameyama dalam pelajaran agama. Tenjuan memiliki aula utama, gerbang dan belajar yang tanggal kembali ke awal abad ke-17. Tenjuan patut diperhatikan karena dua kebunnya, sebuah taman batu dan kolam, yang sangat menarik selama musim gugur ketika mereka diterangi di malam hari. Suasana musim gugur paling baik biasanya pada pertengahan hingga akhir November.

Akses dan Lokasi

Nanzenji berjarak 5-10 menit berjalan kaki dari stasiun kereta bawah tanah terdekat, Keage Station di Tozai Line (sekitar 20 menit, 260 yen dari Stasiun Kyoto dengan kereta bawah tanah melalui Karasuma-Oike Station), atau 5-10 menit berjalan kaki dari bus terdekat berhenti, halte bus Nanzenji-Eikando-michi (35 menit, 230 yen dari Stasiun Kyoto oleh Kyoto City Bus nomor 5).

Akses dengan Berjalan kaki

Nanzenji juga terletak hanya berjalan kaki singkat dari ujung selatan Filosopher’s Path, sementara Kuil Ginkakuji berada di ujung utara.