Tokyo merupakan salah satu kota yang hampir selalu masuk dalam itinerary wisatawan yang pertama kali berlibur ke Jepang.
Ada banyak hal yang bisa dilakukan di Tokyo, mulai dari shopping di Shibuya, menikmati suasana malam Shinjuku, menjelajahi Asakusa, hingga mengunjungi berbagai tempat wisata modern.
Namun, tahukah kamu bahwa ada banyak destinasi menarik di sekitar Tokyo yang bisa dikunjungi dalam satu hari?
Mulai dari kota tradisional, pantai, pegunungan, danau, hingga tempat untuk melihat Gunung Fuji, semuanya bisa menjadi alternatif menarik ketika kamu ingin mencoba pengalaman berbeda.
Menariknya, kamu tidak harus pindah hotel untuk mengunjungi tempat-tempat tersebut.
Cukup berangkat pagi dari Tokyo, menikmati perjalanan sepanjang hari, kemudian kembali ke hotel pada malam hari.
Konsep perjalanan seperti ini dikenal sebagai day trip.
Kalau kamu berencana menginap beberapa hari di Tokyo, berikut 8 destinasi day trip dari Tokyo yang layak dipertimbangkan.
Kenapa Day Trip dari Tokyo Menarik?
Salah satu keuntungan menginap di Tokyo adalah akses transportasinya yang sangat baik.
Dari berbagai stasiun besar seperti Tokyo Station, Shinjuku, Shibuya, dan Ueno, kamu bisa menjangkau banyak destinasi di luar pusat kota menggunakan kereta.
Beberapa tempat bahkan hanya membutuhkan perjalanan kurang dari satu jam.
Dengan memilih day trip, kamu juga tidak perlu repot membawa koper, check-out hotel, atau mencari penginapan baru.
Ada beberapa alasan mengapa day trip cocok untuk liburan Jepang:
- Tidak perlu pindah hotel setiap hari.
- Bisa mengunjungi destinasi di luar Tokyo dengan lebih praktis.
- Cocok untuk itinerary Jepang 5–7 hari.
- Memberikan variasi pengalaman selain shopping dan wisata kota.
- Bisa disesuaikan dengan cuaca dan musim.
Namun, perlu diingat bahwa tidak semua destinasi memiliki jarak yang sama.
Ada tempat yang bisa dijangkau dalam 30 menit, tetapi ada juga yang membutuhkan perjalanan sekitar dua hingga tiga jam sekali jalan.
Karena itu, penting untuk memilih destinasi sesuai waktu dan energi yang tersedia.
1. Kamakura – Menikmati Jepang Tradisional Dekat Tokyo
Estimasi perjalanan: sekitar 1 jam dari Tokyo
Kamakura menjadi salah satu pilihan terbaik untuk wisatawan yang ingin merasakan suasana Jepang tradisional tanpa harus pergi sampai Kyoto.
Kota pesisir di Prefektur Kanagawa ini memiliki banyak kuil, shrine, jalanan tradisional, dan suasana yang lebih santai dibandingkan Tokyo.
Salah satu tempat paling terkenal adalah Kotoku-in, tempat berdirinya patung Great Buddha atau Daibutsu Kamakura.
Patung Buddha besar ini menjadi salah satu ikon wisata Kamakura.
Selain itu, kamu juga bisa mengunjungi Hasedera, kuil yang terkenal dengan taman dan pemandangan sekitarnya.
Apa Saja yang Bisa Dilakukan di Kamakura?
Beberapa aktivitas yang menarik antara lain:
- Melihat Great Buddha di Kotoku-in.
- Mengunjungi Hasedera.
- Berjalan di Komachi-dori.
- Menjelajahi Tsurugaoka Hachimangu.
- Mencoba makanan ringan dan jajanan lokal.
- Menikmati suasana pantai jika masih memiliki waktu.
Kamakura cocok untuk kamu yang menyukai sejarah, budaya, fotografi, dan jalan-jalan santai.
Tips Mengunjungi Kamakura
Sebaiknya berangkat dari Tokyo pada pagi hari.
Kamu bisa memulai perjalanan dari area kuil, kemudian menghabiskan sore di sekitar pusat kota Kamakura.
Kalau ingin mencoba pengalaman yang berbeda, pertimbangkan naik Enoden, kereta lokal yang melewati kawasan permukiman dan pesisir.
Kamakura juga cukup menarik untuk dikunjungi pada musim semi maupun musim gugur.
2. Yokohama – Kota Pelabuhan Modern yang Dekat dari Tokyo
Estimasi perjalanan: sekitar 30–45 menit dari pusat Tokyo
Kalau kamu tidak ingin menghabiskan terlalu banyak waktu di kereta, Yokohama merupakan pilihan yang sangat praktis.
Yokohama adalah kota pelabuhan besar yang memiliki suasana berbeda dari Tokyo.
Salah satu kawasan yang paling populer adalah Minato Mirai.
Di sini kamu bisa menikmati pemandangan gedung modern, area waterfront, shopping mall, dan berbagai tempat wisata.
Yokohama juga menarik untuk dikunjungi menjelang sore hingga malam karena pemandangan kota dan pelabuhannya.
Tempat Menarik di Yokohama
Beberapa destinasi yang bisa dikunjungi:
- Minato Mirai.
- Yokohama Red Brick Warehouse.
- Yamashita Park.
- Yokohama Chinatown.
- Cup Noodles Museum.
- Landmark Tower dan kawasan sekitarnya.
Yokohama Chinatown juga menjadi salah satu daya tarik utama kota ini.
Kawasan tersebut dipenuhi restoran, toko makanan, dan bangunan dengan arsitektur khas Chinatown.
Kenapa Yokohama Cocok untuk Day Trip?
Karena lokasinya dekat dengan Tokyo, kamu tidak harus berangkat terlalu pagi.
Bahkan, Yokohama bisa dikunjungi sebagai perjalanan setengah hari jika itinerary Tokyo sudah cukup padat.
Kota ini juga cocok untuk keluarga karena memiliki banyak pilihan aktivitas indoor dan outdoor.
3. Kawaguchiko – Melihat Gunung Fuji dari Dekat
Estimasi perjalanan: sekitar 2–2,5 jam dari Tokyo
Kalau tujuan utama liburanmu adalah melihat Gunung Fuji, Kawaguchiko merupakan salah satu destinasi yang paling menarik.
Kawasan Lake Kawaguchi terkenal dengan pemandangan danau dan Gunung Fuji yang menjadi latar belakangnya.
Pada hari yang cerah, pemandangannya bisa sangat indah.
Namun, ada satu hal penting yang perlu diingat.
Gunung Fuji tidak selalu terlihat, bahkan ketika kamu sudah berada di Kawaguchiko.
Awan dan kondisi cuaca bisa menutupi gunung, terutama pada waktu tertentu.
Karena itu, kalau memungkinkan, pilih hari dengan prakiraan cuaca yang baik.
Tempat Menarik di Kawaguchiko
Beberapa tempat yang bisa dikunjungi:
- Lake Kawaguchi.
- Oishi Park.
- Kawaguchiko Music Forest Museum.
- Mount Fuji Panoramic Ropeway.
- Kawaguchiko Maple Corridor pada musim gugur.
- Berbagai area tepi danau untuk menikmati pemandangan Fuji.
Kawaguchiko juga menarik karena pemandangannya berubah mengikuti musim.
Saat musim semi, kamu bisa menemukan bunga sakura.
Pada musim gugur, pepohonan berubah menjadi merah dan oranye.
Sementara musim dingin sering menawarkan kesempatan melihat Gunung Fuji dengan puncak bersalju dan udara yang lebih jernih.
Tips Day Trip ke Kawaguchiko
Berangkatlah lebih pagi karena perjalanan dari Tokyo membutuhkan waktu cukup panjang.
Jangan memasukkan terlalu banyak tempat dalam satu hari.
Lebih baik fokus pada beberapa lokasi di sekitar danau agar kamu punya waktu menikmati pemandangan.
Untuk perjalanan yang lebih nyaman, pertimbangkan memesan tiket transportasi terlebih dahulu, terutama saat akhir pekan atau musim liburan.
4. Hakone – Pemandangan Alam, Danau, dan Onsen
Estimasi perjalanan: sekitar 1,5–2 jam menuju area utama Hakone
Hakone merupakan salah satu destinasi favorit wisatawan yang ingin keluar dari suasana kota besar.
Kawasan ini terkenal dengan pegunungan, danau, onsen, museum seni, serta kemungkinan melihat Gunung Fuji saat cuaca cerah.
Salah satu daya tarik Hakone adalah pengalaman menggunakan berbagai jenis transportasi wisata.
Kamu bisa mencoba kereta pegunungan, cable car, ropeway, dan kapal wisata di Lake Ashi.
Perjalanan menuju setiap tempat menjadi bagian dari pengalaman itu sendiri.
Tempat Menarik di Hakone
Beberapa pilihan destinasi:
- Lake Ashi.
- Hakone Shrine.
- Owakudani.
- Hakone Ropeway.
- Hakone Open-Air Museum.
- Berbagai fasilitas onsen.
Owakudani merupakan kawasan vulkanik yang terkenal dengan aktivitas geotermal dan telur hitamnya.
Sementara Hakone Open-Air Museum cocok untuk wisatawan yang menyukai seni dan taman.
Hakone atau Kawaguchiko?
Keduanya sering dibandingkan karena sama-sama berada di sekitar wilayah Gunung Fuji.
Namun, pengalaman yang ditawarkan berbeda.
Kawaguchiko lebih cocok jika prioritas utamamu adalah melihat dan memotret Gunung Fuji.
Hakone lebih cocok jika kamu ingin menikmati kombinasi alam, transportasi wisata, museum, dan onsen.
Kalau hanya memiliki satu hari, pilih salah satu sesuai minatmu.
Menggabungkan Hakone dan Kawaguchiko dalam satu day trip dari Tokyo biasanya membuat perjalanan terlalu terburu-buru.
5. Nikko – Kuil Bersejarah dan Keindahan Alam
Estimasi perjalanan: sekitar 2–2,5 jam dari Tokyo menuju pusat Nikko
Nikko merupakan salah satu destinasi menarik untuk wisatawan yang menyukai budaya dan alam.
Kota di Prefektur Tochigi ini terkenal dengan kompleks kuil dan shrine bersejarah yang dikelilingi pepohonan.
Salah satu tempat paling terkenal adalah Nikko Toshogu.
Kompleks shrine ini memiliki arsitektur dan dekorasi yang sangat detail.
Berbeda dengan beberapa kuil Jepang yang cenderung sederhana, Toshogu memiliki ornamen yang kaya dan menarik untuk dilihat.
Tempat Menarik di Nikko
Beberapa destinasi populer:
- Nikko Toshogu.
- Shinkyo Bridge.
- Rinno-ji.
- Futarasan Shrine.
- Kegon Falls.
- Lake Chuzenji.
Namun, perlu diketahui bahwa kawasan kuil di pusat Nikko dan area Lake Chuzenji tidak berada di lokasi yang sama.
Untuk mencapai danau serta Kegon Falls, kamu masih membutuhkan perjalanan tambahan.
Karena itu, jika hanya memiliki satu hari, sebaiknya fokus pada salah satu area.
Kapan Waktu Terbaik Mengunjungi Nikko?
Nikko sangat menarik pada musim gugur.
Pepohonan yang berubah warna membuat kawasan pegunungan dan kuil terlihat semakin indah.
Namun, waktu perubahan warna daun berbeda berdasarkan ketinggian lokasi.
Area pegunungan biasanya mengalami perubahan warna lebih awal dibandingkan kawasan pusat kota.
Kalau ingin melihat momiji, perhatikan periode perjalanan dan kondisi aktual pada tahun tersebut.
6. Kawagoe – Kota Kecil dengan Suasana Jepang Zaman Edo
Estimasi perjalanan: sekitar 30–60 menit dari Tokyo, tergantung stasiun keberangkatan
Kawagoe sering dijuluki Little Edo karena memiliki kawasan bersejarah dengan bangunan bergaya tradisional.
Kota ini berada di Prefektur Saitama dan cukup mudah dijangkau dari Tokyo.
Daya tarik utamanya adalah Kurazukuri Street, kawasan dengan deretan bangunan gudang tradisional yang memberikan suasana berbeda dari kota modern.
Berjalan di sini bisa terasa seperti melihat sisi Jepang dari masa lalu.
Tempat Menarik di Kawagoe
Beberapa lokasi yang bisa dikunjungi:
- Kurazukuri Street.
- Toki no Kane atau Time Bell Tower.
- Kashiya Yokocho.
- Kawagoe Hikawa Shrine.
- Berbagai toko makanan dan kerajinan tradisional.
Kawagoe juga terkenal dengan makanan dan camilan berbahan ubi manis.
Kamu bisa menemukan berbagai variasi dessert dan snack yang menarik untuk dicoba.
Kenapa Kawagoe Cocok untuk Pemula?
Karena tidak terlalu jauh dari Tokyo, Kawagoe cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana tradisional tanpa perjalanan panjang.
Kamu juga tidak harus menghabiskan satu hari penuh.
Kalau berangkat pagi, sebagian besar kawasan utama bisa dijelajahi dengan santai dan kamu masih memiliki waktu untuk kembali ke Tokyo pada sore hari.
7. Enoshima – Pulau Kecil dengan Pemandangan Laut
Estimasi perjalanan: sekitar 1–1,5 jam dari Tokyo
Enoshima cocok untuk kamu yang ingin melihat sisi Jepang yang lebih santai dan dekat dengan laut.
Pulau kecil di Prefektur Kanagawa ini terhubung dengan daratan melalui jembatan.
Di Enoshima, kamu bisa berjalan melalui jalanan kecil, mengunjungi shrine, menikmati makanan lokal, dan melihat pemandangan pesisir.
Pada hari yang cerah, beberapa titik juga menawarkan pemandangan Gunung Fuji dari kejauhan.
Aktivitas Menarik di Enoshima
Beberapa pilihan aktivitas:
- Mengunjungi Enoshima Shrine.
- Menikmati pemandangan dari Enoshima Sea Candle.
- Berjalan di kawasan pesisir.
- Mencoba seafood lokal.
- Menjelajahi jalanan dan toko kecil di pulau.
- Menikmati suasana matahari terbenam.
Enoshima juga cukup populer pada musim panas karena suasana pantainya.
Namun, tempat ini tetap menarik di musim lain, terutama jika kamu menyukai pemandangan laut.
Bisa Digabung dengan Kamakura?
Bisa.
Kamakura dan Enoshima berada di kawasan yang relatif berdekatan dan terhubung oleh jalur Enoden.
Kalau kamu berangkat pagi dan memilih beberapa tempat utama saja, keduanya bisa digabungkan dalam satu hari.
Namun, jika ingin menikmati kuil, pantai, makanan, dan suasana lokal dengan santai, mengunjungi salah satunya saja juga tidak masalah.
8. Atami – Kota Onsen di Tepi Laut
Estimasi perjalanan: sekitar 45–60 menit dengan Shinkansen dari Tokyo, atau lebih lama dengan kereta biasa
Atami merupakan kota pesisir di Prefektur Shizuoka yang terkenal sebagai destinasi onsen.
Berbeda dengan Hakone yang menawarkan suasana pegunungan, Atami memiliki karakter kota resort di tepi laut.
Kota ini cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati perjalanan lebih santai.
Kamu bisa berjalan di sekitar pantai, mencoba makanan lokal, mengunjungi tempat wisata, atau menikmati fasilitas pemandian air panas.
Tempat Menarik di Atami
Beberapa pilihan destinasi:
- Atami Sun Beach.
- Atami Castle.
- MOA Museum of Art.
- Kinomiya Shrine.
- Atami Plum Garden.
- Berbagai fasilitas onsen dan hotel resort.
Salah satu pengalaman yang menarik adalah mencoba onsen dengan suasana laut.
Namun, jika ingin menggunakan fasilitas onsen tanpa menginap, pastikan tempat yang dipilih menerima pengunjung harian.
Tidak semua fasilitas onsen di hotel tersedia untuk pengunjung umum.
Siapa yang Cocok Mengunjungi Atami?
Atami cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati Jepang dengan ritme lebih santai.
Kalau kamu sudah menghabiskan beberapa hari berjalan kaki di Tokyo, perjalanan ke Atami bisa menjadi kesempatan untuk beristirahat sambil menikmati suasana kota pesisir.
Destinasi Day Trip dari Tokyo Mana yang Paling Cocok?
Setelah melihat delapan pilihan di atas, mungkin kamu bertanya: mana yang sebaiknya dipilih?
Jawabannya tergantung pengalaman yang ingin kamu cari.
Kalau ingin melihat Jepang tradisional, Kamakura dan Kawagoe merupakan pilihan menarik.
Kalau ingin menikmati kota modern dan shopping, Yokohama sangat praktis.
Kalau tujuan utamanya melihat Gunung Fuji, Kawaguchiko bisa menjadi prioritas.
Kalau menyukai alam, pegunungan, dan onsen, Hakone layak dipertimbangkan.
Kalau tertarik dengan sejarah dan kuil berarsitektur unik, Nikko bisa menjadi pilihan.
Kalau ingin suasana laut, Enoshima atau Atami menawarkan pengalaman berbeda.
Tidak ada satu destinasi yang selalu paling bagus untuk semua wisatawan.
Pilihlah berdasarkan minat, musim, cuaca, dan waktu yang tersedia.
Tips Merencanakan Day Trip dari Tokyo
Sebelum menentukan destinasi, ada beberapa hal yang sebaiknya diperhatikan agar perjalanan tetap nyaman.
1. Perhatikan Stasiun Keberangkatan
Tokyo memiliki banyak stasiun besar.
Rute yang paling praktis dari Shinjuku belum tentu sama dengan rute terbaik dari Tokyo Station.
Karena itu, periksa rute berdasarkan lokasi hotelmu.
Jika menginap di Shinjuku, misalnya, akses menuju Hakone atau Kawagoe bisa berbeda dibandingkan jika kamu menginap di Ueno.
2. Jangan Hanya Melihat Waktu Perjalanan Kereta
Waktu perjalanan yang muncul di internet biasanya hanya menunjukkan perjalanan utama.
Padahal, kamu mungkin masih perlu:
- Berjalan dari hotel ke stasiun.
- Menunggu kereta.
- Berpindah jalur.
- Naik bus lokal.
- Berjalan menuju destinasi.
- Mengantre tiket atau transportasi wisata.
Karena itu, perjalanan yang terlihat hanya dua jam bisa membutuhkan waktu lebih lama dari hotel sampai tempat wisata.
3. Berangkat Pagi untuk Destinasi yang Jauh
Untuk Kawaguchiko, Nikko, atau Hakone, berangkat pagi sangat disarankan.
Semakin jauh destinasi, semakin penting pengaturan waktu.
Sebaliknya, Yokohama dan Kawagoe lebih fleksibel karena relatif dekat.
4. Periksa Cuaca Sebelum Berangkat
Cuaca sangat memengaruhi pengalaman day trip, terutama untuk destinasi alam.
Kawaguchiko mungkin terasa kurang maksimal jika Gunung Fuji tertutup awan.
Hakone juga memiliki beberapa aktivitas outdoor yang dipengaruhi cuaca.
Sementara Yokohama atau Kawagoe bisa menjadi pilihan yang lebih fleksibel.
Jika itinerary memungkinkan, jangan terlalu cepat menetapkan hari kunjungan untuk destinasi yang bergantung pada pemandangan alam.
5. Jangan Memaksakan Dua Destinasi Jauh dalam Satu Hari
Salah satu kesalahan yang sering terjadi adalah mencoba menggabungkan terlalu banyak tempat.
Misalnya, mengunjungi Hakone dan Kawaguchiko dalam satu hari dari Tokyo.
Secara teori, beberapa perjalanan mungkin bisa dilakukan.
Namun, belum tentu nyaman atau menyenangkan.
Untuk day trip, lebih baik memilih satu wilayah utama dan menikmati tempat tersebut dengan santai.
Apakah Day Trip dari Tokyo Cocok untuk Liburan 7 Hari?
Sangat cocok, asalkan jumlahnya tidak berlebihan.
Misalnya, jika kamu memiliki tujuh hari di Jepang dan berencana mengunjungi Tokyo, Kyoto, dan Osaka, kamu mungkin hanya memiliki dua atau tiga hari penuh di Tokyo.
Dalam kondisi tersebut, sebaiknya cukup pilih satu day trip.
Namun, jika kamu menginap di Tokyo selama lima atau enam hari, kamu bisa mempertimbangkan dua destinasi day trip yang berbeda.
Contohnya:
- Satu hari untuk menikmati alam di Kawaguchiko.
- Satu hari untuk menikmati budaya tradisional di Kamakura.
- Hari lainnya tetap digunakan untuk menjelajahi Tokyo.
Dengan pembagian seperti ini, perjalanan terasa lebih bervariasi tanpa harus terlalu sering pindah hotel.
Lebih Baik Day Trip atau Menginap Satu Malam?
Tidak semua destinasi harus dikunjungi dalam satu hari.
Kalau kamu memiliki waktu lebih panjang, menginap satu malam justru bisa memberikan pengalaman yang berbeda.
Hakone, misalnya, terkenal dengan ryokan dan onsen.
Menginap satu malam di sana bisa memberikan pengalaman menikmati penginapan tradisional Jepang dan pemandian air panas.
Kawaguchiko juga menarik untuk menginap karena kamu memiliki lebih banyak kesempatan melihat Gunung Fuji pada waktu yang berbeda.
Begitu juga Atami, yang cocok untuk perjalanan santai.
Namun, kalau waktu liburan terbatas dan kamu tidak ingin repot pindah hotel, day trip tetap menjadi pilihan yang sangat praktis.
Tokyo Bisa Menjadi Base untuk Menjelajahi Banyak Sisi Jepang
Salah satu hal menarik dari Tokyo adalah kamu tidak harus selalu berada di pusat kota untuk mendapatkan pengalaman yang berbeda.
Dalam satu hari, kamu bisa meninggalkan gedung pencakar langit dan menemukan kuil bersejarah di Kamakura.
Di hari lain, kamu bisa menikmati pemandangan Gunung Fuji di Kawaguchiko.
Atau sekadar menghabiskan sore di Yokohama sambil melihat suasana pelabuhan.
Setiap destinasi memberikan pengalaman yang berbeda, meskipun kamu tetap menginap di hotel yang sama di Tokyo.
Itulah mengapa day trip bisa menjadi salah satu cara terbaik untuk membuat itinerary Jepang terasa lebih beragam.
Siap Menjelajahi Jepang dari Tokyo?
Tokyo memang memiliki begitu banyak hal menarik untuk dijelajahi.
Namun, kalau kamu memiliki waktu lebih, jangan ragu untuk keluar dari pusat kota dan melihat sisi Jepang yang berbeda.
Kamakura, Yokohama, Kawaguchiko, Hakone, Nikko, Kawagoe, Enoshima, dan Atami bisa menjadi pilihan menarik untuk perjalanan satu hari.
Kamu tidak harus mengunjungi semuanya.
Cukup pilih satu atau dua destinasi yang paling sesuai dengan minat dan waktu perjalananmu.
Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Jepang dan ingin perjalanan yang lebih praktis, TourJepangMurah bisa membantu kamu menemukan pilihan perjalanan dan itinerary yang sesuai.
Karena terkadang, pengalaman paling berkesan saat liburan ke Jepang justru ditemukan ketika kamu mencoba menjelajah sedikit lebih jauh dari Tokyo.