Osaka dan Kyoto merupakan dua kota yang hampir selalu masuk dalam itinerary wisatawan yang berlibur ke Jepang, terutama bagi mereka yang baru pertama kali mengunjungi wilayah Kansai.
Osaka terkenal dengan kuliner, shopping, dan hiburan. Sementara Kyoto menawarkan suasana Jepang tradisional melalui kuil, shrine, taman, serta jalan-jalan bersejarah.
Namun, ada satu hal menarik yang sering terlewatkan.
Kamu tidak harus berpindah hotel untuk menjelajahi lebih banyak tempat di sekitar Osaka dan Kyoto.
Wilayah Kansai memiliki jaringan transportasi yang menghubungkan berbagai kota dan destinasi wisata. Dalam waktu sekitar 30 menit hingga beberapa jam, kamu bisa mengunjungi kota bersejarah, melihat kastil Jepang, menikmati pemandangan danau, hingga menjelajahi desa dan kawasan pesisir.
Konsep perjalanan seperti ini dikenal sebagai day trip, yaitu perjalanan satu hari dengan kembali ke kota tempat menginap pada malam hari.
Kalau kamu memiliki waktu beberapa hari di Osaka atau Kyoto, berikut delapan destinasi day trip yang layak dipertimbangkan.
Kenapa Osaka dan Kyoto Cocok untuk Day Trip?
Salah satu keuntungan menginap di Osaka atau Kyoto adalah lokasinya yang strategis untuk menjelajahi wilayah Kansai.
Dari Osaka, kamu bisa menuju Kobe, Nara, Himeji, dan berbagai destinasi lainnya.
Sementara dari Kyoto, kamu bisa menjangkau Uji, Nara, Hikone, hingga beberapa kawasan alam yang menawarkan suasana berbeda.
Ada beberapa keuntungan melakukan day trip:
- Tidak perlu check-out dan pindah hotel.
- Tidak perlu membawa koper ke setiap destinasi.
- Bisa menikmati kota atau tempat wisata baru dalam satu hari.
- Lebih fleksibel dalam mengatur itinerary.
- Cocok untuk perjalanan keluarga maupun wisatawan pemula.
Namun, tidak semua destinasi memiliki waktu perjalanan yang sama.
Ada tempat yang hanya membutuhkan sekitar 20–30 menit, tetapi ada juga yang memerlukan perjalanan lebih dari dua jam sekali jalan.
Karena itu, sebaiknya pilih destinasi berdasarkan lokasi hotel, minat, dan waktu yang tersedia.
1. Nara – Bertemu Rusa dan Menjelajahi Kota Bersejarah
Estimasi perjalanan:
- Dari Osaka: sekitar 35–60 menit.
- Dari Kyoto: sekitar 40–60 menit.
Nara merupakan salah satu pilihan day trip paling populer dari Osaka maupun Kyoto.
Kota ini terkenal dengan rusa yang berkeliaran di sekitar Nara Park, tetapi daya tarik Nara sebenarnya jauh lebih luas.
Nara pernah menjadi ibu kota Jepang pada abad ke-8 dan memiliki banyak bangunan bersejarah yang masih menjadi bagian penting dari budaya Jepang hingga sekarang.
Apa yang Bisa Dilakukan di Nara?
Salah satu aktivitas paling populer tentu saja mengunjungi Nara Park.
Di kawasan ini, kamu bisa melihat rusa yang berjalan bebas di sekitar taman.
Beberapa rusa bahkan terbiasa mendekati pengunjung yang membawa shika senbei, yaitu biskuit khusus untuk rusa yang dijual di area taman.
Namun, tetap ingat bahwa rusa merupakan hewan liar. Ikuti petunjuk setempat dan jangan mengganggu atau memaksa mereka berinteraksi.
Selain taman, kamu juga bisa mengunjungi:
- Todai-ji, kompleks kuil dengan patung Buddha besar.
- Kasuga Taisha, shrine terkenal dengan deretan lentera.
- Kofuku-ji, salah satu kompleks kuil bersejarah di Nara.
- Naramachi, kawasan dengan suasana tradisional.
- Berbagai toko makanan dan oleh-oleh di sekitar pusat kota.
Kenapa Nara Cocok untuk Day Trip?
Sebagian besar destinasi utama berada dalam kawasan yang relatif mudah dijelajahi dengan berjalan kaki atau transportasi lokal.
Kamu bisa berangkat pagi dari Osaka atau Kyoto, menghabiskan beberapa jam di Nara, lalu kembali pada sore atau malam hari.
Cocok untuk: keluarga, wisata budaya, fotografi, dan wisatawan yang baru pertama kali ke Jepang.
2. Kobe – Kota Pelabuhan, Kuliner, dan Pemandangan Pegunungan
Estimasi perjalanan:
- Dari Osaka: sekitar 20–40 menit.
- Dari Kyoto: sekitar 50–75 menit.
Kalau ingin mengunjungi kota yang memiliki suasana berbeda dari Osaka dan Kyoto, Kobe bisa menjadi pilihan menarik.
Kobe merupakan kota pelabuhan yang berada di antara laut dan pegunungan.
Kota ini memiliki kombinasi kawasan modern, bangunan bersejarah, pusat shopping, dan pemandangan waterfront yang menarik.
Tempat Menarik di Kobe
Salah satu kawasan yang paling populer adalah Kobe Harborland.
Di sini kamu bisa berjalan-jalan di sekitar pelabuhan, menikmati pemandangan kota, shopping, atau makan di restoran dengan suasana waterfront.
Beberapa tempat yang bisa dikunjungi antara lain:
- Kobe Harborland.
- Meriken Park.
- Kobe Port Tower.
- Kitano Ijinkan-gai.
- Nankinmachi atau Kobe Chinatown.
- Mount Rokko jika memiliki waktu lebih panjang.
Kobe juga terkenal dengan Kobe beef.
Kalau tertarik mencoba hidangan ini, kamu bisa mencari restoran yang menyajikan Kobe beef bersertifikat.
Tips Mengunjungi Kobe
Kobe cukup nyaman untuk perjalanan setengah hari maupun satu hari penuh.
Jika ingin menikmati kawasan pelabuhan, pertimbangkan datang pada siang hari dan tinggal hingga sore atau malam.
Pemandangan Harborland dengan lampu-lampu kota menjadi salah satu daya tariknya.
Cocok untuk: kuliner, shopping, pasangan, dan wisatawan yang menyukai suasana kota pelabuhan.
3. Himeji – Melihat Salah Satu Kastil Terindah di Jepang
Estimasi perjalanan:
- Dari Osaka: sekitar 1–1,5 jam dengan kereta reguler atau lebih cepat menggunakan Shinkansen dari Shin-Osaka.
- Dari Kyoto: sekitar 1,5–2 jam dengan kereta reguler atau lebih cepat menggunakan Shinkansen.
Himeji merupakan pilihan yang menarik untuk wisatawan yang menyukai sejarah dan arsitektur Jepang.
Daya tarik utamanya adalah Himeji Castle, salah satu kastil paling terkenal di Jepang.
Kastil ini memiliki bangunan utama berwarna putih yang membuatnya dijuluki White Heron Castle.
Berbeda dari beberapa kastil Jepang yang telah dibangun ulang menggunakan konstruksi modern, Himeji Castle mempertahankan struktur utama bersejarahnya.
Kastil ini juga merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO.
Apa yang Bisa Dilakukan di Himeji?
Selain mengunjungi kastil, kamu juga bisa menjelajahi:
- Himeji Castle.
- Koko-en Garden.
- Kawasan sekitar Otemae Street.
- Toko dan restoran di sekitar pusat kota.
Koko-en Garden berada tidak jauh dari kastil dan cocok untuk menikmati taman tradisional Jepang.
Pada musim semi, area sekitar Himeji Castle terkenal dengan bunga sakura.
Sementara musim gugur memberikan suasana berbeda dengan warna pepohonan yang berubah.
Tips Mengunjungi Himeji
Berangkatlah pagi agar memiliki cukup waktu untuk menjelajahi kastil dan taman.
Perlu diketahui bahwa bagian dalam Himeji Castle memiliki tangga yang cukup curam, sehingga pengunjung perlu berhati-hati ketika naik dan turun.
Cocok untuk: pecinta sejarah, fotografi, arsitektur, dan wisatawan yang ingin melihat kastil Jepang yang autentik.
4. Uji – Kota Matcha dan Suasana Tradisional yang Tenang
Estimasi perjalanan:
- Dari Kyoto: sekitar 20–30 menit.
- Dari Osaka: sekitar 1–1,5 jam, tergantung rute.
Kalau kamu menyukai matcha, Uji merupakan salah satu destinasi yang sangat menarik.
Kota kecil di selatan Kyoto ini terkenal dengan tradisi teh Jepang, khususnya matcha dan teh hijau berkualitas tinggi.
Namun, Uji bukan hanya tentang minuman matcha.
Kota ini juga memiliki kuil bersejarah, sungai, dan jalanan tradisional yang cocok untuk perjalanan santai.
Tempat Menarik di Uji
Salah satu destinasi paling terkenal adalah Byodo-in.
Bangunan Phoenix Hall di kompleks ini bahkan menjadi salah satu ikon arsitektur Jepang yang dikenal luas.
Selain Byodo-in, kamu juga bisa menikmati:
- Uji River.
- Byodo-in Temple.
- Ujigami Shrine.
- Toko teh tradisional.
- Berbagai dessert dan makanan berbahan matcha.
Berjalan di sekitar Uji River juga bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, terutama ketika cuaca sedang sejuk.
Kenapa Uji Menarik?
Uji menawarkan pengalaman yang lebih santai dibandingkan pusat Kyoto.
Kamu tidak harus mengejar banyak destinasi.
Cukup berjalan-jalan, mencoba matcha, mengunjungi kuil, dan menikmati suasana kota.
Karena jaraknya dekat dari Kyoto, Uji juga cocok untuk perjalanan setengah hari.
Cocok untuk: pecinta matcha, pasangan, wisata budaya, dan wisatawan yang ingin suasana lebih tenang.
5. Hikone – Kastil Bersejarah di Dekat Danau Biwa
Estimasi perjalanan:
- Dari Kyoto: sekitar 45–60 menit.
- Dari Osaka: sekitar 1,5 jam.
Hikone mungkin belum sepopuler Nara atau Kobe di kalangan wisatawan Indonesia.
Namun, kota ini memiliki daya tarik tersendiri, terutama bagi wisatawan yang ingin menjelajahi tempat yang tidak terlalu ramai.
Hikone berada di Prefektur Shiga, tidak jauh dari Lake Biwa, danau terbesar di Jepang.
Salah satu destinasi utamanya adalah Hikone Castle.
Kastil ini termasuk dalam kelompok kastil Jepang yang masih memiliki bangunan utama asli dari periode bersejarah.
Apa yang Bisa Dilakukan di Hikone?
Beberapa tempat yang menarik untuk dikunjungi:
- Hikone Castle.
- Genkyuen Garden.
- Yume Kyobashi Castle Road.
- Kawasan sekitar Lake Biwa.
Genkyuen merupakan taman tradisional yang berada di dekat kastil.
Dari taman ini, kamu bisa menikmati pemandangan yang menggabungkan lanskap Jepang dengan bangunan kastil.
Kawasan Yume Kyobashi Castle Road juga menarik untuk berjalan-jalan, mencari makanan, dan melihat bangunan bergaya tradisional.
Tips Mengunjungi Hikone
Hikone cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati perjalanan dengan ritme lebih santai.
Kamu bisa mengunjungi kastil pada pagi hari, menjelajahi taman, kemudian menikmati suasana kota sebelum kembali ke Kyoto atau Osaka.
Cocok untuk: pecinta sejarah, fotografi, dan wisatawan yang mencari destinasi alternatif di Kansai.
6. Arashiyama – Hutan Bambu dan Pemandangan Alam Kyoto
Estimasi perjalanan:
- Dari pusat Kyoto: sekitar 20–40 menit.
- Dari Osaka: sekitar 1–1,5 jam.
Arashiyama sebenarnya masih berada di wilayah Kyoto.
Namun, karena lokasinya berada di bagian barat kota dan memiliki banyak tempat menarik, kawasan ini layak dijadikan perjalanan setengah hari hingga satu hari penuh.
Arashiyama terkenal dengan Bamboo Grove, yaitu jalur yang dikelilingi batang bambu tinggi.
Namun, kawasan ini memiliki lebih banyak daya tarik daripada hutan bambu.
Tempat Menarik di Arashiyama
Beberapa tempat yang bisa dikunjungi:
- Arashiyama Bamboo Grove.
- Togetsukyo Bridge.
- Tenryu-ji.
- Okochi Sanso Garden.
- Kawasan Sungai Katsura.
- Berbagai toko dan restoran tradisional.
Pada musim gugur, Arashiyama menjadi salah satu kawasan populer untuk melihat momiji.
Pegunungan di sekitarnya berubah warna menjadi merah, oranye, dan kuning.
Sementara pada musim semi, beberapa area menawarkan pemandangan bunga sakura.
Tips Mengunjungi Arashiyama
Datang pagi sangat disarankan, terutama jika ingin menikmati Bamboo Grove sebelum terlalu ramai.
Jangan hanya datang untuk berfoto di hutan bambu lalu langsung pulang.
Luangkan waktu untuk berjalan di sekitar sungai, mengunjungi kuil, dan menikmati suasana kawasan ini.
Cocok untuk: wisata alam, fotografi, pasangan, dan wisatawan yang ingin menikmati Kyoto di luar pusat kota.
7. Amanohashidate – Pemandangan Pesisir yang Unik
Estimasi perjalanan:
- Dari Kyoto: sekitar 2–2,5 jam.
- Dari Osaka: sekitar 2,5–3 jam atau lebih, tergantung transportasi.
Amanohashidate merupakan salah satu destinasi alam yang terkenal di Prefektur Kyoto.
Berbeda dengan pusat Kyoto yang dipenuhi kuil dan jalan tradisional, Amanohashidate menawarkan pemandangan pesisir yang unik.
Daya tarik utamanya adalah bentangan daratan sempit yang dipenuhi pohon pinus dan membentang melintasi Miyazu Bay.
Pemandangan ini sering disebut sebagai salah satu dari tiga pemandangan paling terkenal di Jepang.
Apa yang Bisa Dilakukan di Amanohashidate?
Beberapa aktivitas menarik:
- Melihat pemandangan dari Amanohashidate View Land.
- Berjalan atau bersepeda di sepanjang kawasan berpasir.
- Mengunjungi Chion-ji.
- Menikmati pemandangan dari Kasamatsu Park.
- Mencoba makanan lokal di sekitar kawasan wisata.
Salah satu pengalaman yang terkenal adalah melihat Amanohashidate dari sudut pandang tertentu dengan membungkuk dan melihat ke belakang melalui sela kaki.
Tradisi ini dikenal sebagai matanozoki.
Dari sudut tersebut, pemandangan Amanohashidate terlihat seolah-olah melayang di langit.
Apakah Cocok untuk Day Trip?
Bisa, terutama jika berangkat dari Kyoto.
Namun, karena waktu perjalanan cukup panjang, sebaiknya berangkat pagi dan tidak menggabungkannya dengan terlalu banyak destinasi lain.
Jika berangkat dari Osaka, perjalanan bisa terasa lebih melelahkan.
Cocok untuk: pecinta alam, fotografi, dan wisatawan yang ingin melihat pemandangan Jepang yang berbeda dari kota besar.
8. Koyasan – Menjelajahi Kawasan Kuil di Pegunungan
Estimasi perjalanan:
- Dari Osaka: sekitar 2–2,5 jam.
- Dari Kyoto: sekitar 3 jam atau lebih, tergantung rute.
Koyasan atau Mount Koya merupakan kawasan pegunungan di Prefektur Wakayama yang terkenal sebagai pusat penting Buddhisme Shingon di Jepang.
Tempat ini memiliki suasana yang sangat berbeda dari Osaka.
Di sini kamu akan menemukan kompleks kuil, pepohonan tinggi, dan jalanan yang terasa lebih tenang.
Salah satu daya tarik utama Koyasan adalah Okunoin, kawasan pemakaman bersejarah yang dikelilingi hutan cedar.
Selain itu, ada juga Kongobu-ji dan Danjo Garan yang menjadi bagian penting dari kawasan tersebut.
Tempat Menarik di Koyasan
Beberapa lokasi yang bisa dikunjungi:
- Okunoin.
- Kongobu-ji.
- Danjo Garan.
- Daimon Gate.
- Berbagai kompleks kuil di kawasan Koyasan.
Koyasan juga terkenal dengan pengalaman shukubo, yaitu menginap di penginapan yang dikelola kuil.
Namun, pengalaman menginap ini tentu membutuhkan waktu lebih dari sekadar day trip.
Tips Mengunjungi Koyasan
Koyasan lebih praktis dijangkau dari Osaka dibandingkan Kyoto.
Karena berada di pegunungan, suhu di kawasan ini bisa lebih dingin dibandingkan pusat Osaka.
Gunakan sepatu yang nyaman dan siapkan pakaian sesuai musim.
Kalau kamu ingin menikmati suasana Koyasan tanpa terburu-buru, menginap satu malam juga layak dipertimbangkan.
Cocok untuk: wisata budaya, sejarah, fotografi, dan wisatawan yang menyukai suasana tenang.
Day Trip dari Osaka atau Kyoto: Lebih Baik Berangkat dari Mana?
Jawabannya tergantung destinasi yang ingin dikunjungi.
Kalau menginap di Osaka, beberapa pilihan yang relatif praktis adalah:
- Kobe.
- Nara.
- Himeji.
- Koyasan.
Sementara jika menginap di Kyoto, destinasi yang menarik antara lain:
- Uji.
- Arashiyama.
- Nara.
- Hikone.
- Amanohashidate.
Namun, pembagian ini bukan aturan mutlak.
Sebagian besar destinasi tetap bisa dikunjungi dari kedua kota, hanya saja waktu perjalanan dan jumlah perpindahan transportasi bisa berbeda.
Sebelum menentukan day trip, sebaiknya periksa rute dari hotelmu, bukan hanya dari nama kota.
Misalnya, hotel dekat Osaka Station bisa memiliki akses yang berbeda dari hotel di sekitar Namba.
Begitu juga hotel dekat Kyoto Station dibandingkan penginapan di kawasan Gion.
Berapa Banyak Day Trip yang Ideal?
Kalau kamu hanya memiliki tiga atau empat hari di wilayah Kansai, sebaiknya jangan menghabiskan seluruh waktu untuk day trip.
Osaka dan Kyoto sendiri memiliki banyak tempat wisata yang menarik.
Untuk perjalanan pertama, pembagian sederhana yang bisa dipertimbangkan adalah:
- Satu hari untuk Osaka.
- Dua hari untuk Kyoto.
- Satu hari untuk Nara atau Kobe.
Kalau memiliki waktu lebih panjang, kamu bisa menambahkan Himeji, Uji, atau destinasi lainnya.
Yang paling penting adalah menjaga keseimbangan antara wisata kota, perjalanan antardaerah, dan waktu istirahat.
Tips Merencanakan Day Trip dari Osaka dan Kyoto
1. Kelompokkan Destinasi Berdasarkan Lokasi
Jangan hanya memilih tempat wisata berdasarkan foto yang menarik.
Perhatikan juga lokasi dan waktu perjalanan.
Mengunjungi dua tempat yang terlihat dekat di peta belum tentu mudah jika tidak memiliki koneksi transportasi langsung.
2. Berangkat Lebih Pagi untuk Destinasi Jauh
Untuk Amanohashidate atau Koyasan, sebaiknya berangkat pagi.
Dengan begitu, kamu memiliki lebih banyak waktu di destinasi dan tidak perlu terburu-buru mengejar transportasi terakhir.
3. Periksa Jadwal Transportasi
Beberapa destinasi memiliki layanan kereta atau bus yang tidak sesering transportasi di pusat Osaka dan Kyoto.
Pastikan kamu mengetahui jadwal perjalanan pulang, terutama jika mengunjungi kawasan pegunungan atau pesisir.
4. Jangan Mengabaikan Cuaca
Cuaca sangat memengaruhi pengalaman di destinasi alam.
Amanohashidate mungkin lebih menyenangkan ketika cuaca cerah.
Sementara Arashiyama, Hikone, atau Nara bisa memberikan suasana berbeda tergantung musim.
Jika itinerary fleksibel, sesuaikan hari kunjungan dengan kondisi cuaca.
5. Gunakan Sepatu yang Nyaman
Sebagian besar destinasi di atas melibatkan banyak berjalan kaki.
Kawasan kuil, taman, kastil, dan jalan tradisional sering kali paling nyaman dijelajahi dengan berjalan.
Karena itu, gunakan sepatu yang sudah nyaman dipakai untuk aktivitas sepanjang hari.
Apakah Day Trip Cocok untuk Liburan Keluarga?
Day trip bisa menjadi pilihan yang sangat menyenangkan untuk keluarga.
Namun, pilih destinasi berdasarkan usia anak dan kenyamanan perjalanan.
Nara, Kobe, dan Uji relatif mudah dijangkau dan memiliki pilihan aktivitas yang fleksibel.
Sementara Koyasan atau Amanohashidate membutuhkan perjalanan lebih panjang, sehingga mungkin lebih cocok untuk keluarga yang sudah terbiasa melakukan perjalanan antarkota.
Jika membawa anak kecil, tidak perlu memasukkan terlalu banyak tempat wisata dalam satu hari.
Lebih baik menikmati dua atau tiga lokasi dengan santai daripada terus berpindah tempat.
Apakah Perlu JR Pass untuk Day Trip dari Osaka dan Kyoto?
Tidak selalu.
Beberapa destinasi bisa dijangkau menggunakan kereta JR, tetapi ada juga yang lebih praktis menggunakan operator kereta lain.
Misalnya, perjalanan menuju Koyasan umumnya menggunakan jalur Nankai dari Osaka.
Sementara beberapa rute menuju Nara bisa menggunakan JR atau Kintetsu.
Karena itu, jangan langsung membeli Japan Rail Pass hanya karena ingin melakukan beberapa day trip.
Hitung terlebih dahulu rute yang akan digunakan dan bandingkan dengan tiket biasa atau pass regional yang tersedia.
Untuk perjalanan yang hanya berfokus pada Osaka, Kyoto, dan kota-kota di sekitarnya, tiket transportasi reguler atau pass tertentu bisa menjadi pilihan yang lebih sesuai.
Osaka dan Kyoto Bisa Menjadi Base untuk Menjelajahi Kansai
Salah satu hal terbaik dari berlibur di wilayah Kansai adalah banyaknya pengalaman berbeda yang bisa dijangkau tanpa harus berpindah hotel.
Dalam satu hari, kamu bisa mengunjungi Nara dan melihat rusa di sekitar kuil bersejarah.
Di hari lain, kamu bisa menikmati suasana pelabuhan Kobe atau melihat kemegahan Himeji Castle.
Kalau ingin perjalanan lebih santai, Uji menawarkan pengalaman menikmati matcha dan suasana tradisional.
Sementara Amanohashidate dan Koyasan memberikan pilihan bagi wisatawan yang ingin menjelajahi alam dan budaya Jepang lebih jauh.
Setiap destinasi memiliki karakter tersendiri.
Kamu tidak harus mengunjungi semuanya dalam satu perjalanan.
Cukup pilih satu atau dua tempat yang paling sesuai dengan minat, musim, dan waktu liburanmu.
Siap Menjelajahi Jepang Lebih Jauh dari Osaka dan Kyoto?
Osaka dan Kyoto memang memiliki banyak tempat wisata yang menarik.
Namun, jika kamu memiliki waktu tambahan, jangan ragu untuk menjelajahi kota dan kawasan di sekitarnya.
Day trip bisa menjadi cara praktis untuk mendapatkan pengalaman baru tanpa harus repot memindahkan koper atau berganti hotel.
Kalau kamu sedang merencanakan liburan ke Jepang dan ingin itinerary yang nyaman, TourJepangMurah bisa membantu menemukan pilihan perjalanan yang sesuai dengan destinasi dan waktu liburanmu.
Karena terkadang, pengalaman yang paling berkesan bukan hanya ditemukan di kota-kota besar, tetapi juga di tempat-tempat menarik yang berada sedikit lebih jauh dari jalur wisata utama.