Desember merupakan salah satu bulan yang menarik untuk liburan ke Jepang. Udara semakin dingin, berbagai kota mulai dihiasi lampu musim dingin, dan beberapa wilayah sudah diselimuti salju.
Bagi wisatawan Indonesia yang terbiasa dengan cuaca tropis, mengunjungi Jepang pada bulan Desember bisa memberikan pengalaman yang benar-benar berbeda.
Bayangkan berjalan di tengah udara dingin sambil menikmati minuman hangat, melihat lampu-lampu kota yang berkilauan pada malam hari, atau menyaksikan pemandangan pegunungan yang mulai tertutup salju.
Namun, ada satu hal yang perlu diketahui sebelum merencanakan perjalanan.
Tidak semua wilayah Jepang mengalami salju pada bulan Desember.
Tokyo, Kyoto, dan Osaka biasanya memiliki musim dingin yang relatif kering, sementara Hokkaido dan beberapa daerah pegunungan sudah bisa menawarkan pemandangan bersalju.
Jadi, kalau kamu berencana mengunjungi Jepang pada bulan Desember, penting untuk memilih destinasi sesuai pengalaman yang ingin kamu dapatkan.
Berikut panduan lengkap mengenai cuaca Jepang bulan Desember, tempat melihat salju, destinasi terbaik, pakaian yang perlu dibawa, hingga tips liburan akhir tahun.
Seperti Apa Jepang di Bulan Desember?
Desember menandai awal musim dingin meteorologis di Jepang.
Pada periode ini, suhu mulai turun di sebagian besar wilayah, terutama pada pagi dan malam hari.
Pepohonan yang sebelumnya berwarna merah dan kuning pada musim gugur mulai kehilangan daunnya. Di beberapa kota, suasana jalanan berubah dengan dekorasi dan winter illumination yang menghiasi pusat perbelanjaan, taman, dan kawasan wisata.
Di wilayah utara seperti Hokkaido, salju mulai menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, kota besar seperti Tokyo dan Osaka tetap ramai dengan aktivitas shopping, kuliner, dan berbagai hiburan akhir tahun.
Desember juga memiliki dua suasana yang cukup berbeda.
Awal hingga pertengahan Desember biasanya cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati suasana musim dingin sebelum periode liburan akhir tahun yang lebih sibuk.
Akhir Desember memiliki suasana yang lebih meriah, tetapi beberapa tempat wisata, restoran, dan layanan transportasi bisa lebih ramai atau memiliki jadwal operasional khusus menjelang Tahun Baru.
Karena itu, memilih tanggal perjalanan juga menjadi bagian penting dalam merencanakan liburan.
Cuaca Jepang Bulan Desember
Cuaca Jepang pada bulan Desember berbeda-beda tergantung wilayah.
Sebagai gambaran, berikut kisaran suhu yang umum ditemui pada bulan Desember. Angka ini merupakan perkiraan berdasarkan kondisi musiman, bukan prakiraan cuaca untuk tanggal tertentu.
Tokyo
- Suhu siang: sekitar 10–13°C
- Suhu malam: sekitar 3–6°C
- Kondisi: dingin, relatif kering, dan sering cerah
Tokyo pada bulan Desember biasanya cukup nyaman untuk berjalan kaki jika menggunakan pakaian yang sesuai.
Namun, udara dingin bisa terasa lebih menusuk ketika angin bertiup, terutama pada malam hari.
Salju di pusat Tokyo pada bulan Desember tidak umum terjadi.
Jadi, jika tujuan utamamu adalah bermain salju, jangan hanya mengandalkan perjalanan ke Tokyo.
Kyoto
- Suhu siang: sekitar 9–12°C
- Suhu malam: sekitar 2–5°C
- Kondisi: dingin, terutama pagi dan malam
Kyoto memiliki banyak destinasi outdoor seperti kuil, shrine, dan kawasan tradisional.
Pada bulan Desember, suasana kota biasanya lebih tenang dibandingkan puncak musim gugur pada November, meskipun tempat populer tetap bisa ramai.
Udara dingin membuat jaket, sweater, dan pakaian berlapis menjadi penting.
Osaka
- Suhu siang: sekitar 10–13°C
- Suhu malam: sekitar 4–6°C
- Kondisi: sejuk hingga dingin
Osaka tetap menarik untuk dijelajahi pada bulan Desember.
Kamu bisa menikmati Dotonbori, Shinsaibashi, Osaka Castle, dan berbagai destinasi lainnya.
Namun, jangan lupa membawa jaket ketika berencana berjalan-jalan pada malam hari.
Sapporo dan Hokkaido
- Suhu siang: sekitar -1 hingga 2°C
- Suhu malam: sekitar -6 hingga -3°C
- Kondisi: sangat dingin dan sering bersalju
Hokkaido memiliki kondisi musim dingin yang jauh lebih kuat dibandingkan Tokyo, Kyoto, atau Osaka.
Pada bulan Desember, salju sudah umum ditemukan di Sapporo dan banyak wilayah Hokkaido.
Jika kamu ingin merasakan suasana kota bersalju, Hokkaido merupakan salah satu pilihan yang menarik.
Namun, pakaian dan sepatu yang digunakan harus benar-benar sesuai untuk musim dingin.
Apakah Jepang Sudah Bersalju di Bulan Desember?
Ya, tetapi tergantung lokasinya.
Ini salah satu pertanyaan yang paling sering muncul ketika wisatawan Indonesia merencanakan perjalanan musim dingin.
Banyak orang membayangkan seluruh Jepang akan tertutup salju begitu memasuki bulan Desember.
Padahal kenyataannya tidak demikian.
Jepang memiliki wilayah yang panjang dari utara ke selatan, sehingga kondisi musim dinginnya sangat beragam.
Wilayah yang Berpeluang Besar Memiliki Salju
Beberapa wilayah yang terkenal dengan musim dingin bersalju antara lain:
- Hokkaido
- Niseko
- Furano
- Pegunungan Nagano
- Beberapa kawasan Niigata
- Wilayah pegunungan Tohoku
Namun, kondisi salju tetap bergantung pada cuaca dan ketinggian lokasi.
Untuk resort ski, tanggal pembukaan dan kondisi lereng juga bisa berbeda setiap tahun.
Bagaimana dengan Tokyo, Kyoto, dan Osaka?
Ketiga kota ini umumnya tidak memiliki salju yang menetap pada bulan Desember.
Kalau kamu hanya mengunjungi Tokyo, Kyoto, dan Osaka, kemungkinan besar pengalaman musim dinginmu lebih banyak berupa udara dingin, pakaian hangat, dan winter illumination.
Bukan pemandangan kota yang seluruhnya tertutup salju.
Kalau ingin melihat salju, sebaiknya tambahkan destinasi khusus ke dalam itinerary.
Destinasi Terbaik di Jepang Bulan Desember
1. Tokyo – Winter Illumination dan Suasana Akhir Tahun
Tokyo merupakan salah satu destinasi yang paling praktis untuk liburan Jepang bulan Desember.
Walaupun salju tidak umum turun di pusat kota, Tokyo memiliki daya tarik musim dingin tersendiri.
Salah satunya adalah winter illumination, yaitu dekorasi lampu yang menghiasi berbagai kawasan kota.
Pada malam hari, beberapa jalan dan pusat perbelanjaan berubah menjadi area yang dipenuhi cahaya.
Tempat Menarik di Tokyo
Beberapa kawasan yang bisa dipertimbangkan:
- Marunouchi
- Roppongi
- Shibuya
- Shinjuku
- Omotesando
- Tokyo Midtown
Selain menikmati illumination, kamu tetap bisa mengunjungi berbagai destinasi populer seperti Asakusa, Tokyo Skytree, Meiji Jingu, dan berbagai pusat shopping.
Tokyo juga cocok untuk wisatawan yang tidak ingin terlalu banyak aktivitas outdoor.
Ketika udara terasa terlalu dingin, kamu bisa masuk ke department store, museum, restoran, atau tempat hiburan indoor.
Tips: Jadwal winter illumination bisa berubah setiap tahun. Periksa tanggal dan jam penyelenggaraan sebelum berkunjung.
2. Sapporo – Menikmati Kota Bersalju di Hokkaido
Kalau kamu ingin melihat suasana musim dingin yang lebih nyata, Sapporo bisa menjadi salah satu destinasi utama.
Kota terbesar di Hokkaido ini memiliki musim dingin yang jauh lebih dingin dibandingkan Tokyo.
Pada bulan Desember, salju sudah menjadi pemandangan yang umum.
Bangunan, jalan, taman, dan pepohonan bisa terlihat sangat berbeda ketika tertutup salju.
Apa yang Bisa Dilakukan di Sapporo?
Beberapa pilihan aktivitas:
- Menikmati suasana bersalju di Odori Park.
- Berjalan-jalan di sekitar pusat kota.
- Mencoba ramen Sapporo.
- Menikmati seafood Hokkaido.
- Mengunjungi tempat wisata musim dingin di sekitar kota.
- Melihat winter illumination yang berlangsung pada periode kunjungan.
Sapporo juga bisa menjadi titik awal untuk menjelajahi wilayah Hokkaido lainnya.
Namun, perlu diingat bahwa Sapporo Snow Festival biasanya berlangsung pada Februari, bukan Desember.
Jadi, jangan mengharapkan festival patung salju besar tersebut ketika berkunjung pada akhir tahun.
3. Niseko – Destinasi Ski dan Snowboarding
Niseko merupakan salah satu kawasan ski terkenal di Hokkaido.
Destinasi ini populer karena kualitas saljunya dan pilihan resort musim dingin.
Bagi wisatawan yang ingin mencoba ski atau snowboarding, Niseko bisa menjadi pilihan menarik.
Tidak harus sudah berpengalaman.
Beberapa resort menyediakan pelajaran untuk pemula serta penyewaan perlengkapan.
Namun, perlu diingat bahwa ski dan snowboarding membutuhkan persiapan yang berbeda dari wisata kota biasa.
Tips Mengunjungi Niseko
- Periksa kondisi salju dan pembukaan resort.
- Pesan akomodasi lebih awal, terutama untuk akhir Desember.
- Gunakan pakaian musim dingin yang sesuai.
- Pertimbangkan pelajaran ski jika baru pertama kali mencoba.
- Siapkan budget tambahan untuk lift pass dan penyewaan perlengkapan.
Niseko cocok untuk wisatawan yang memang ingin menjadikan aktivitas salju sebagai fokus utama perjalanan.
4. Nagano – Pegunungan dan Pengalaman Musim Dingin
Nagano menjadi salah satu pilihan menarik untuk wisatawan yang ingin menikmati kawasan pegunungan Jepang.
Wilayah ini terkenal dengan resort ski, onsen, dan pemandangan alam.
Beberapa area pegunungan di Nagano mulai memasuki musim salju pada Desember.
Namun, tidak semua tempat di Nagano akan memiliki kondisi salju yang sama.
Kota Nagano dan kawasan pegunungan memiliki ketinggian yang berbeda.
Pengalaman Menarik di Nagano
- Mengunjungi kawasan resort ski.
- Menikmati pemandangan pegunungan.
- Mencoba onsen.
- Menjelajahi kota Nagano.
- Mengunjungi Jigokudani Snow Monkey Park.
Jigokudani terkenal dengan monyet Jepang yang terkadang terlihat berendam di sumber air panas.
Namun, penampakan monyet, kondisi salju, dan aktivitas mereka tidak bisa dijamin pada setiap kunjungan.
Jika ingin berkunjung, periksa kondisi jalur menuju taman karena perjalanan bisa melibatkan jalan kaki di area dingin dan licin.
5. Shirakawa-go – Desa Tradisional dengan Suasana Musim Dingin
Shirakawa-go merupakan salah satu destinasi Jepang yang sangat terkenal dengan rumah tradisional beratap curam bergaya gassho-zukuri.
Ketika tertutup salju, desa ini terlihat seperti pemandangan dari cerita dongeng.
Namun, ada hal penting yang perlu diketahui.
Salju tebal di Shirakawa-go tidak selalu sudah terbentuk pada awal Desember.
Kondisi salju berbeda setiap tahun, dan pemandangan desa dengan lapisan salju tebal lebih sering diasosiasikan dengan periode musim dingin yang lebih lanjut.
Karena itu, jika kamu ingin mengunjungi Shirakawa-go khusus untuk melihat salju, jangan hanya mengandalkan foto yang beredar di internet.
Periksa kondisi aktual sebelum berangkat.
Shirakawa-go dapat dikunjungi melalui beberapa kota seperti Takayama atau Kanazawa, menggunakan transportasi yang sesuai dengan rute perjalanan.
Destinasi ini cocok untuk wisatawan yang menyukai desa tradisional, fotografi, dan suasana pedesaan Jepang.
6. Kyoto – Menikmati Jepang Tradisional di Musim Dingin
Kyoto tidak harus dikunjungi saat musim sakura atau momiji.
Pada bulan Desember, kota ini menawarkan suasana yang berbeda.
Setelah periode puncak musim gugur berlalu, beberapa kawasan tradisional bisa terasa lebih tenang, meskipun destinasi populer tetap ramai pada waktu tertentu.
Udara dingin juga memberikan suasana tersendiri ketika berjalan melewati kuil, taman, dan jalan tradisional.
Tempat yang Bisa Dikunjungi
- Kiyomizu-dera
- Fushimi Inari Taisha
- Arashiyama
- Gion
- Kinkaku-ji
- Kawasan Higashiyama
Kamu bisa menikmati Kyoto tanpa harus mengejar puncak sakura atau momiji.
Namun, siapkan pakaian hangat karena banyak aktivitas di Kyoto melibatkan berjalan kaki di luar ruangan.
7. Osaka – Kuliner, Shopping, dan Hiburan Akhir Tahun
Osaka merupakan pilihan yang cocok untuk wisatawan yang ingin menikmati musim dingin tanpa harus terlalu fokus pada salju.
Kota ini menawarkan berbagai aktivitas yang bisa dilakukan sepanjang tahun.
Dotonbori tetap menarik pada malam hari, sementara Shinsaibashi menjadi salah satu kawasan favorit untuk shopping.
Universal Studios Japan juga bisa menjadi pilihan untuk keluarga atau penggemar theme park.
Aktivitas Menarik di Osaka
- Menikmati kuliner di Dotonbori.
- Shopping di Shinsaibashi.
- Mengunjungi Osaka Castle.
- Menjelajahi Umeda.
- Mengunjungi Universal Studios Japan.
- Menikmati winter illumination yang tersedia.
Untuk akhir Desember, sebaiknya cek jam operasional dan ketersediaan tiket tempat wisata lebih awal.
Beberapa lokasi bisa sangat ramai selama periode liburan.
8. Atami dan Hakone – Menikmati Onsen Saat Udara Dingin
Musim dingin merupakan salah satu waktu yang menyenangkan untuk mencoba onsen di Jepang.
Berendam di air panas ketika udara di luar terasa dingin bisa menjadi pengalaman yang berkesan.
Dua destinasi yang cukup mudah dijangkau dari Tokyo adalah Hakone dan Atami.
Hakone menawarkan suasana pegunungan, danau, serta berbagai pilihan ryokan dan onsen.
Sementara Atami memiliki karakter kota resort di tepi laut.
Keduanya cocok untuk wisatawan yang ingin menambahkan pengalaman santai dalam itinerary Jepang.
Jika ingin mencoba onsen, perhatikan aturan pemandian yang berlaku di tempat tersebut.
Beberapa fasilitas memiliki aturan khusus mengenai tato, penggunaan handuk, dan area pemandian.
Winter Illumination: Daya Tarik Jepang Bulan Desember
Salah satu hal yang membuat Desember menarik adalah winter illumination.
Berbeda dengan festival musim panas yang sering berlangsung di jalanan atau taman, winter illumination menggunakan dekorasi cahaya untuk menciptakan suasana malam yang indah.
Di beberapa kota, pepohonan, gedung, dan kawasan publik dihiasi ribuan lampu.
Suasananya bisa terasa romantis, meriah, dan sangat berbeda dibandingkan siang hari.
Tokyo, Osaka, Nagoya, dan berbagai kota lainnya memiliki lokasi illumination yang populer.
Beberapa event berlangsung hingga Januari atau bahkan lebih lama.
Namun, jadwal dan konsepnya bisa berubah setiap tahun.
Karena itu, sebelum memasukkan illumination ke dalam itinerary, sebaiknya periksa informasi resmi dari penyelenggara.
Apa yang Harus Dipakai di Jepang Bulan Desember?
Untuk wisatawan Indonesia, suhu Jepang pada bulan Desember bisa terasa cukup dingin.
Namun, jenis pakaian yang diperlukan tergantung destinasi.
Untuk Tokyo, Kyoto, dan Osaka
Pakaian yang bisa dipersiapkan antara lain:
- Thermal inner atau pakaian dalam hangat.
- Sweater atau fleece.
- Jaket musim dingin.
- Celana panjang.
- Kaus kaki hangat.
- Sepatu yang nyaman.
- Syal jika diperlukan.
Kamu tidak harus menggunakan jaket yang sangat tebal sepanjang hari.
Pakaian berlapis biasanya lebih fleksibel karena suhu di dalam kereta, restoran, dan pusat perbelanjaan bisa terasa lebih hangat.
Untuk Hokkaido dan Daerah Bersalju
Persiapannya perlu lebih serius.
Selain pakaian di atas, pertimbangkan:
- Jaket musim dingin yang lebih tebal.
- Sarung tangan.
- Kupluk atau penutup kepala.
- Sepatu tahan air dengan sol yang cocok untuk permukaan licin.
- Kaus kaki hangat.
- Lapisan pakaian yang sesuai untuk suhu di bawah nol.
Sepatu menjadi salah satu perlengkapan yang sangat penting.
Jalan bersalju atau membeku bisa licin, sehingga sepatu biasa yang nyaman untuk Tokyo belum tentu cocok digunakan di Hokkaido.
Apakah Perlu Membawa Banyak Pakaian Tebal?
Tidak selalu.
Salah satu cara yang lebih praktis adalah menggunakan sistem layering.
Misalnya:
- Lapisan pertama berupa thermal inner.
- Lapisan kedua berupa sweater atau fleece.
- Lapisan luar berupa jaket yang sesuai cuaca.
Dengan cara ini, kamu bisa menyesuaikan pakaian ketika berpindah dari luar ruangan ke dalam kereta atau restoran.
Selain itu, beberapa perlengkapan musim dingin juga bisa dibeli setelah tiba di Jepang.
Namun, untuk destinasi yang sangat dingin, sebaiknya jangan menunda membeli perlengkapan penting seperti jaket dan sepatu yang sesuai.
Apakah Desember Termasuk Musim Ramai di Jepang?
Desember memiliki pola keramaian yang cukup berbeda.
Awal hingga pertengahan bulan bisa terasa lebih tenang di beberapa destinasi dibandingkan puncak musim sakura atau musim gugur.
Namun, menjelang akhir Desember, aktivitas perjalanan mulai meningkat.
Banyak orang bepergian untuk liburan akhir tahun atau pulang ke kampung halaman.
Hal ini bisa memengaruhi ketersediaan transportasi dan akomodasi.
Jika kamu berencana mengunjungi Jepang pada akhir Desember, sebaiknya:
- Pesan hotel lebih awal.
- Periksa ketersediaan transportasi antarkota.
- Cek jam operasional tempat wisata.
- Perhatikan jadwal restoran dan pusat perbelanjaan.
- Sisakan waktu tambahan untuk perjalanan.
Jangan berasumsi semua tempat wisata akan beroperasi seperti hari biasa pada tanggal 31 Desember dan 1 Januari.
Liburan Natal dan Tahun Baru di Jepang
Bagi wisatawan Indonesia, akhir Desember sering menjadi waktu yang menarik untuk berlibur karena bertepatan dengan libur sekolah dan akhir tahun.
Namun, perayaan akhir tahun di Jepang memiliki karakter tersendiri.
Natal di Jepang lebih banyak terlihat melalui dekorasi, shopping, makanan musiman, dan berbagai kegiatan komersial.
Sementara Tahun Baru atau Shogatsu merupakan salah satu periode liburan tradisional yang penting.
Pada akhir Desember, sebagian masyarakat Jepang mulai mempersiapkan perayaan Tahun Baru.
Beberapa bisnis mungkin tutup atau memiliki jam operasional terbatas.
Di sisi lain, awal Januari juga menjadi waktu untuk tradisi hatsumode, yaitu kunjungan pertama ke shrine atau kuil pada tahun baru.
Karena itu, jika kamu mengunjungi Jepang dari akhir Desember hingga awal Januari, pengalaman yang didapat bisa berbeda dari perjalanan pada pertengahan Desember.
Apakah Desember Cocok untuk Liburan Keluarga?
Desember bisa menjadi waktu yang menyenangkan untuk liburan keluarga.
Anak-anak mungkin tertarik melihat salju untuk pertama kalinya, sementara orang dewasa bisa menikmati kuliner, shopping, dan suasana kota.
Namun, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.
Pilih Destinasi Sesuai Usia Anak
Jika membawa anak kecil, perjalanan yang terlalu banyak berpindah kota bisa terasa melelahkan.
Lebih baik memilih beberapa destinasi utama dan memberikan waktu yang cukup untuk beristirahat.
Jangan Terlalu Lama di Luar Ruangan
Di daerah bersalju, udara dingin bisa membuat anak cepat merasa tidak nyaman.
Sebaiknya selingi aktivitas outdoor dengan waktu istirahat di tempat yang hangat.
Pertimbangkan Aktivitas Indoor
Tokyo dan Osaka memiliki banyak pilihan aktivitas indoor seperti aquarium, museum, shopping mall, dan theme park dengan fasilitas tertentu.
Aktivitas seperti ini bisa menjadi alternatif ketika cuaca terlalu dingin atau kurang mendukung.
Contoh Itinerary Jepang Bulan Desember
Kalau kamu memiliki waktu sekitar tujuh hari, berikut beberapa pilihan rute yang bisa dipertimbangkan.
Pilihan 1: Tokyo, Kyoto, dan Osaka
Cocok untuk wisatawan yang baru pertama kali ke Jepang.
- Hari 1–3: Tokyo
- Hari 4–5: Kyoto
- Hari 6–7: Osaka
Rute ini cocok untuk menikmati wisata kota, kuliner, budaya, shopping, dan winter illumination.
Namun, jangan mengharapkan salju tebal sepanjang perjalanan.
Pilihan 2: Tokyo dan Kawasan Pegunungan Nagano
Cocok untuk wisatawan yang ingin menggabungkan kota modern dengan pengalaman musim dingin.
- Hari 1–3: Tokyo
- Hari 4–5: Nagano dan kawasan pegunungan
- Hari 6–7: Kembali ke Tokyo
Pilih lokasi pegunungan yang sesuai dengan kondisi salju dan aktivitas yang tersedia.
Pilihan 3: Sapporo dan Hokkaido
Cocok untuk wisatawan yang menjadikan salju sebagai tujuan utama.
- Hari 1–3: Sapporo
- Hari 4–5: Kawasan wisata musim dingin di Hokkaido
- Hari 6–7: Kembali ke Sapporo dan perjalanan pulang
Rute ini membutuhkan persiapan pakaian musim dingin yang lebih lengkap.
Selain itu, jadwal perjalanan perlu mempertimbangkan kemungkinan gangguan transportasi akibat cuaca bersalju.
Desember atau Januari, Mana yang Lebih Bagus untuk Melihat Salju?
Kalau tujuan utamamu adalah menikmati salju, Januari biasanya memberikan pilihan yang lebih luas di berbagai wilayah bersalju Jepang.
Pada Desember, musim dingin baru mulai berkembang di banyak daerah.
Sementara pada Januari, beberapa kawasan pegunungan dan wilayah utara biasanya sudah memiliki akumulasi salju yang lebih stabil.
Namun, bukan berarti Desember tidak cocok untuk melihat salju.
Hokkaido dan sejumlah kawasan pegunungan tetap bisa menjadi pilihan yang menarik.
Yang penting adalah memilih lokasi dan memeriksa kondisi salju menjelang perjalanan.
Jika ingin mengunjungi Jepang pada Desember tetapi tidak terlalu tertarik bermain salju, Tokyo, Kyoto, dan Osaka tetap menawarkan banyak pengalaman menarik.
Tips Liburan ke Jepang Bulan Desember
Sebelum berangkat, ada beberapa hal yang sebaiknya dipersiapkan.
1. Tentukan Apakah Salju Menjadi Prioritas
Ini akan sangat memengaruhi itinerary.
Kalau ingin melihat salju, pilih destinasi yang memang memiliki peluang salju tinggi.
Kalau lebih tertarik shopping, kuliner, dan suasana akhir tahun, Tokyo dan Osaka bisa menjadi pilihan yang lebih praktis.
2. Jangan Meremehkan Udara Dingin
Walaupun suhu Tokyo tidak selalu berada di bawah nol, udara dingin tetap bisa terasa cukup kuat bagi wisatawan yang terbiasa dengan iklim tropis.
Gunakan pakaian yang sesuai dan jangan lupa menjaga kenyamanan selama perjalanan.
3. Periksa Jadwal Operasional Akhir Tahun
Beberapa tempat wisata, restoran, dan toko memiliki jadwal khusus menjelang Tahun Baru.
Periksa informasi terbaru sebelum memasukkan tempat tersebut ke itinerary.
4. Sisakan Waktu Cadangan
Cuaca musim dingin bisa memengaruhi transportasi, terutama di daerah yang mengalami salju lebat.
Hindari jadwal perjalanan yang terlalu ketat.
5. Jangan Terlalu Banyak Pindah Kota
Desember merupakan waktu yang menyenangkan untuk menikmati Jepang dengan ritme sedikit lebih santai.
Daripada menghabiskan banyak waktu berpindah kota, lebih baik memilih beberapa destinasi yang benar-benar ingin dinikmati.
Jadi, Apakah Desember Waktu yang Bagus untuk Liburan ke Jepang?
Tentu saja.
Desember menawarkan pengalaman yang berbeda dari musim semi dan musim gugur.
Kamu bisa menikmati udara dingin, winter illumination, makanan hangat, pemandangan pegunungan, dan bahkan salju jika memilih destinasi yang tepat.
Tokyo tetap menarik dengan suasana modern dan dekorasi akhir tahun.
Kyoto menawarkan pengalaman menjelajahi kuil dan kawasan tradisional di udara dingin.
Osaka memberikan kombinasi kuliner, shopping, dan hiburan.
Sementara Hokkaido serta berbagai kawasan pegunungan menawarkan pengalaman musim dingin yang lebih kuat.
Namun, satu hal yang paling penting adalah menyesuaikan ekspektasi dengan destinasi.
Jangan mengharapkan Tokyo selalu bersalju pada Desember, dan jangan menganggap seluruh Jepang memiliki cuaca yang sama.
Dengan itinerary yang tepat, Desember bisa menjadi salah satu waktu yang sangat berkesan untuk mengenal Jepang.
Siap Menikmati Musim Dingin di Jepang?
Kalau selama ini kamu mengenal Jepang melalui bunga sakura atau warna merah momiji, bulan Desember bisa menunjukkan sisi yang berbeda.
Lampu-lampu kota yang berkilauan, udara dingin, makanan hangat, hingga pemandangan salju memberikan pengalaman liburan yang khas.
Untuk kamu yang sedang merencanakan liburan akhir tahun, TourJepangMurah bisa membantu menemukan pilihan perjalanan dan itinerary yang sesuai dengan musim serta destinasi impianmu.
Karena liburan ke Jepang tidak harus selalu tentang sakura.
Terkadang, pengalaman yang paling berkesan justru datang ketika udara mulai dingin dan Jepang memasuki musim dingin.